[Info Khusus COVID-19]

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa pandemi virus corona “meningkat pesat”, lebih dari 300.000 kasus terkonfirmasi di seluruh dunia.
Lalu, apa sih upaya yang kita lakukan untuk mencegah penularan virus corona?
Yups! Salah satunya adalah melakukan panduan kedatangan di rumah. Berikut ini do and dont’s panduan kedatangan di rumah

Yuk ikuti juga Update kami di:
LINE: @086egihn
Instagram: @hmepofficial
YouTube: HMEPOFFICIAL UAD
Website: hm.ep.uad.ac.id
Email: hm@ep.uad.ac.id

#divisiakasi
#Disinfektan
#DiRumahAja
#LawanCovid-19
#SemangatCendekiawan

[Bahan Aktif dan Produk Rumah Tangga Disinfektan Virus Corona]

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merilis daftar sementara bahan aktif yang dapat digunakan untuk merusak lapisan lemak yang melindungi Virus Corona. Disinfektan dapat membuat Virus Corona cukup lemah.
Banyak produk rumah tangga yang mengandung konsentrasi bahan aktif yang sesuai untuk disinfeksi.

Yuk ikuti juga Update kami di:
LINE: @086egihn
Instagram: @hmepofficial
YouTube: HMEPOFFICIAL UAD
Website: hm.ep.uad.ac.id
Email: hm@ep.uad.ac.id

#Disinfektan
#DiRumahAja
#LawanCovid-19
#SemangatCendekiawan

[Lawan COVID-19]

Sebagai upaya dalam mengurangi penyebaran penularan COVID-19 maka tindakan tambahan perlu dilakukan, yaitu mengurangi kontak antarwarga (Social Distancing).
Kegiatan yang mendatangkan keramaian sudah ditunda di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia lain.
Jaga Diri, Jaga Sesama untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

Yuk ikuti juga Update kami di:
LINE: @086egihn
Instagram: @hmepofficial
YouTube: HMEPOFFICIAL UAD
Website: hm.ep.uad.ac.id
Email: hm@ep.uad.ac.id

#DiRumahAja
#LAWANCOVID19
#COVID19Indonesia
#SocialDistancing
#SemangatCendekiawan

[Informasi Khusus COVID-19]

Virus Corona adalah virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti virus Mers dan SARS.

Virus Corona (COVID-19) adalah virus jenis baru yang ditemukan pada tahun 2019 dan belum pernah diidentifikasi pada manusia.

Tanda-tanda umum infeksi termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. Pada kasus yang lebih parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Standar rekomendasi untuk mencegah penyebaran infeksi termasuk mencuci tangan secara teratur, menutupi mulut dan hidung ketika batuk dan bersin, memasak daging dan telur dengan saksama. Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

Yuk ikuti juga Update kami di:
LINE: @086egihn
Instagram: @hmepofficial
YouTube: HMEPOFFICIAL UAD
Website: hm.ep.uad.ac.id
Email: hm@ep.uad.ac.id

#DiRumahAja
#LAWANCOVID19
#COVID19Indonesia
#SocialDistancing
#SemangatCendekiawan

[Welcome to Our Family]

Selamat bergabung bersama kami di keluarga HMPS Ekonomi Pembangunan 2021/2022. Tetaplah selalu menginspirasi, mengambil setiap kesempatan, temukan berbagai peluang untuk mengembangkan diri, memperluas koneksi, bekerjasama TIM, dan tetap memberikan energi positif.


Yuk ikuti juga Update kami di:
LINE: @086egihn
Instagram: @hmepofficial
YouTube: HMEPOFFICIAL UAD
Website: hm.ep.uad.ac.id
Email: hm@ep.uad.ac.id

#SemagatCendekiawan
#hmepofficial